Ini kisah nyata yang terjadi dalam hidup saya akhir2 ini (berturut2 pula he..he..he…). ceritanya berawal jum’at kemarin tanggal 18 januari kemarin. Pagi2 sekitar jam 8 pagi ponselku berdering. Aku angkat kemudian ada suara dari sebrang sana yang ingin berbicara dgn saya. Ternyata suara tsb berasal dari salah seorang pegawai HRD JACindonesia (Japan Agency and Consultancy) yang meminta saya utk datang dalam rangka interview. Singkat kata kita membuat kesepakatan waktu dan tempatnya ( jam 2 siang menara cakrawala, thamrin). Ba’da sholat jum’at saya bersiap2 utk. berangkat dengan mengendarai motor “Butut” kesayanganku yang selama ini setia menemaniku(walaupun terik/hujan selalu bersama2 merasakan penderitaanya he..he..). Tiba2 dlm perjalanan menuju thamrin (tepatnya di jl. fatmawati) ban belakang motor “butut”ku bocor, duuh Gusti Alloh, saya musti menuntun tuh “sibutut” ke tukang tambal ban yang lumayan jauh, sementara saat itu terik matahari menyengat.
Karena takut terlambat, akhirnya saya hubungi balik HRD JAcindonesia utk. re-arrange an interview dengan alasan seperti yang saya ceritakan diatas. Akhirnya kami sepakat bahwa waktunya diundur jam 4 sore, Alhamdulillah. Setelah “sibutut” tidak ngambek lagi alias bannya sudah beres (dengan membayar tukang tambal ban tentunya), saya langsung tancap gas membelah jl. Sudirman dan Thamrin dengan tujuan menara Cakrawala itu tadi (tepatnya di sebrang sarinah, menempel dgn Lotus Market).
Sesampainya disana, saya kembali dibuat bingung. Ternyata parkiran telah penuh sesak dengan mobil2 yg berjejal dipelataran Blok dimana menara cakrawala berada (mungkin Lotus lg ngadain diskon kali ya?). Beberapa kali saya mengitari blok tsb dengan motor “butut”ku, Hasilnya tetap sia2. Tidak tersedia tempat “nongkrong” si motor “butut”ku. Dilematis, gedung dimana nantinya saya akan berkantor (itu juga kalau diterima deng, GR!). ternyata tidak tersedia lahan utk menampung “sibutut”. Lha gimana nanti kalau ada UU tentang larangan Roda dua melewati sudirman-thamrin? lebih menderita lagi saya dan si”butut”.
Akhirnya sore itu saya memutuskan balik badan dan tancap gas menjauh sejauhnya dari gd. tersebut. Akhhh! ternyata Jakarta makin lama makin angkuh. tidak ada tempat bagi si”butut” untuk menumpang berteduh dilahan parkiran. Sambil gerutu dalam hati, saya sempatkan utk berucap Bye…bye…JACindonesia, Bye…bye…menara cakrawala…
DIarsipkan di bawah: Uncategorized
















jangan remehkan sibutut! tak percaya?? liat aja kisah si butut di web gw…
@Lou Butut
Huakakkk…koq ceritanya tentang mutan ya?! tapi ada spidermannya juga deng!.
Hi, there
Mo nanya donk..
Emangnya jacindonesia.com/wordpress itu beneran perusahaan yang merekrut pegawai yah? Sama seperti Jobsdb gitu?
Soalnya denger2 dari rumor sekarang banyak perusahaan yang boong2an. sepeerti maxgain, PT.
Thanks
Yang punya blog said :
Boleh jadi seperti itu, Saya juga heran kenapa dah telat2 juga masih ditunggu. Mestinya kalau memang perusahaan itu betulan dan benar2 perusahaan yg profesional, tidak akan mentolerir keterlambatan apalagi saat interview seperti yg saya ceritakan diatas, iya toh?! Terima kasih atas infonya, wat masukan agar pencari kerja lebih berhati-hati aja.
Buat Sugeng
JAC Indonesia itu benar2 sebuah recruitment agency dan dapat dipercaya. silahkan anda buka saja di http://www.jacindonesia.com. Kalau memang cuma masalah parkir motor, mestinya anda ambil saja inisiatif parkir di gedung sebrangnya yaitu sarinah. Dan anda itu dipanggil interview ke jac bukan untuk bekerja di jac tapi untuk dikenalkan ke klien lain yang membutuhkan pegawai dengan kriteria seperti anda. Semuanya gratis dan kalaupun deal atau diterima dengan klien anda dijamin 100% tidak akan dikenakan/ dipotong uang serupiah pun. Karena itu walaupun anda terlambat asalkan kasih info kepada pegawai JAC mau ganti besok ataupun minggu depan pun tdk masalah. So, disini mungkin anda yang rugi karena tidak diinterview oleh pihak jac yang mungkin saja bisa memberikan kepada anda pekerjaan yang lebih baik.
ok..mudah2an bisa jadi masukan ya.
dari :
*seorang mantan pegawai jac dan sudah sering banget dicarikan pekerjaan oleh jac*
Yang Punya blog said :
untuk sodara nekochan77, terima kasih atas komentarnya di sini, saya hanya menceritakan pengalaman saya saja saat itu, jadi penilaian saya terhadap jacindonesia hanya sebatas yang saya ceritakan di blog saya, tidak kurang dan tidak lebih. Jika saudara ingin cerita yang lebih objektif tentang Jacindonesia, semestinya saudara menceritakan berdasarkan pengalaman saudara bersama JacIndonesia di blog anda sendiri. Kemudian mengapa saya tidak konfirmasi kembali saat ban motor saya bocor saat interview?! Kejadian saat itu sudah menjelang sore hari dimana saya harus masuk kuliah, karena saat itu saya harus kembali ke kalimalang. Jadi keputusan saya saat itu lebih baik langsung cabut k xmalang yang lumayan jauh bin macet, jadi untuk konfirmasi pembatalan interview saat itu tak mungkin saya lakukan, karena (mungkin) sudah tidak ada orang di kantor itu. Jadi saya hanya menyarankan kepada saudara nekochan77, jika anda ingin menilai secara objektif terhadap JacIndonesia , silahkan tuliskan pengalaman anda sendiri di blog anda (jika memang ada) selama anda berada di JacIndonesia. Anyway, terima kasih atas komentarnya, dan salam kenal.